Mengenal Node.js: Konsep, Kelebihan, dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center

 


1. Latar Belakang

    Perkembangan teknologi web yang semakin pesat menuntut aplikasi yang cepat, scalable, dan efisien. Awalnya, JavaScript hanya digunakan di sisi client (browser) untuk membuat halaman web lebih interaktif. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan aplikasi real-time seperti chat, streaming, dan API berskala besar, dibutuhkan solusi backend yang ringan dan mampu menangani banyak request secara bersamaan.

    Node.js hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan Node.js, JavaScript tidak hanya berjalan di browser, tetapi juga dapat digunakan di sisi server. Hal ini membuat proses pengembangan aplikasi web menjadi lebih efisien karena developer dapat menggunakan satu bahasa pemrograman untuk frontend dan backend.


2.  Alat dan Bahan

    Untuk mempelajari dan menggunakan Node.js, beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain:

  • Node.js
  • NPM
  • OS (Linux atau Windows atau MacOS)
  • Text Editor (VSCode atau yang lain)
  • Web Browser (Chrome atau FireFox atau yang lain)

3. Pembahasan
    3.1 Pengertian Node.js
        Node.js adalah runtime environment JavaScript yang berjalan di luar browser dan         dibangun di atas V8 JavaScript Engine milik Google Chrome. Node.js memungkinkan      JavaScript digunakan untuk membangun aplikasi server-side.

    3.2 Cara Kerja Node.js
        Node.js menggunakan konsep non-blocking I/O dan event-driven architecture.             Artinya, Node.js tidak menunggu satu proses selesai sebelum menangani proses lain.             Semua request diproses secara asynchronous melalui event loop, sehingga server dapat         menangani banyak koneksi secara bersamaan dengan lebih efisien.

    3.3 Kelebihan Node.js

  • Performa tinggi karena menggunakan V8 Engine
  • Asynchronous dan non-blocking, cocok untuk aplikasi real-time

  • Satu bahasa (JavaScript) untuk frontend dan backend

  • Ekosistem NPM yang besar, menyediakan ribuan library siap pakai

  • Mudah dikembangkan dan scalable


    3.4 Contoh Penggunaan Node.js

    Node.js banyak digunakan untuk:

  • RESTful API

  • Aplikasi real-time (chat, notifikasi)

  • Aplikasi streaming data

  • Microservices

  • Backend untuk aplikasi web dan mobile


4. Kesimpulan
    Node.js merupakan teknologi backend modern yang memungkinkan JavaScript berjalan di sisi server dengan performa tinggi dan efisien. Dengan konsep asynchronous, non-blocking, serta dukungan ekosistem yang luas, Node.js sangat cocok digunakan untuk membangun aplikasi web yang scalable dan real-time. Oleh karena itu, Node.js menjadi pilihan populer bagi developer dalam pengembangan aplikasi web masa kini.

5. Daftar Pustaka