Mengenal Node.js: Konsep, Kelebihan, dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center
Perkembangan teknologi web yang semakin pesat menuntut aplikasi yang cepat, scalable, dan efisien. Awalnya, JavaScript hanya digunakan di sisi client (browser) untuk membuat halaman web lebih interaktif. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan aplikasi real-time seperti chat, streaming, dan API berskala besar, dibutuhkan solusi backend yang ringan dan mampu menangani banyak request secara bersamaan.
Node.js hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan Node.js, JavaScript tidak hanya berjalan di browser, tetapi juga dapat digunakan di sisi server. Hal ini membuat proses pengembangan aplikasi web menjadi lebih efisien karena developer dapat menggunakan satu bahasa pemrograman untuk frontend dan backend.
2. Alat dan Bahan
Untuk mempelajari dan menggunakan Node.js, beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain:
- Node.js
- NPM
- OS (Linux atau Windows atau MacOS)
- Text Editor (VSCode atau yang lain)
- Web Browser (Chrome atau FireFox atau yang lain)
- Performa tinggi karena menggunakan V8 Engine
-
Asynchronous dan non-blocking, cocok untuk aplikasi real-time
-
Satu bahasa (JavaScript) untuk frontend dan backend
-
Ekosistem NPM yang besar, menyediakan ribuan library siap pakai
-
Mudah dikembangkan dan scalable
Node.js banyak digunakan untuk:
-
RESTful API
-
Aplikasi real-time (chat, notifikasi)
-
Aplikasi streaming data
-
Microservices
-
Backend untuk aplikasi web dan mobile
- Biznet gio. (2025). Node.js: Pengertian, Fungsi, dan Kelebihannya. https://www.biznetgio.com/
- Faradilla A. (2025). Apa itu Node.js? Memahami cara kerja dan cara menggunakannya. https://www.hostinger.com/
