Perbedaan, Persamaan, dan Fungsi dari Model TCP/IP dan OSI - Perwira Center Learning

 


1. Latar Belakang

Di era digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas manusia bergantung pada jaringan komputer, mulai dari browsing internet, chatting, hingga mengirim data. Agar komunikasi data antar perangkat bisa berjalan dengan lancar, dibutuhkan aturan atau standar yang jelas.

Dua model yang sangat penting dalam dunia jaringan komputer adalah Model OSI (Open Systems Interconnection) dan Model TCP/IP. Kedua model ini berfungsi sebagai pedoman dalam proses pengiriman data di jaringan. Oleh karena itu, memahami OSI Layer dan TCP/IP menjadi hal yang penting, khususnya bagi siswa yang mempelajari jaringan komputer.

2. Alat dan Bahan
  1. Artificial Intelligence
  2. Aplikasi browser
  3. Artikel online tentang jaringan
3. Pembahasan
        3.1 Perbedaan TCP/IP dengan OSI
            Beberapa perbedaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain:   
  • Model OSI memiliki 7 layer, sedangkan TCP/IP memiliki 4 layer
  • OSI bersifat konseptual (model referensi), TCP/IP bersifat implementatif
  • TCP/IP lebih sering digunakan dalam jaringan internet sehari-hari   
        3.2 Persamaan TCP/IP dengan OSI
            Beberapa persamaan antara model OSI dengan TCP/IP yaitu:
  • Sama-sama digunakan sebagai standar komunikasi jaringan
  • Memiliki layer Application dan Transport
  • Bertujuan untuk mempermudah pemahaman proses pengiriman data
        3.3 Fungsi OSI dan TCP/IP
            Fungsi utama dari kedua model ini adalah:
  • Membantu memahami alur komunikasi data
  • Mempermudah troubleshooting jaringan
  • Menjadi dasar pembelajaran dan pengembangan jaringan komputer

4. Kesimpulan
    Model OSI dan TCP/IP merupakan konsep penting dalam jaringan komputer. Model OSI digunakan sebagai acuan pembelajaran karena strukturnya yang detail, sedangkan TCP/IP digunakan secara nyata dalam jaringan internet. Dengan memahami perbedaan, persamaan, dan fungsi kedua model ini, pembaca dapat lebih mudah memahami cara kerja jaringan komputer secara menyeluruh.

5. Daftar Pustaka